Sumpah Pocong Itu Syirik (WASPADA KESYIRIKAN)

Sumpah pocong itu syirik. Beberapa pesohor negeri ini sering kali sangat mudah mengatakan bahwa untuk membuktikan seseorang tidak berbohong, ia harus bersumpah pocong. Seolah dengan sumpah pocong, semua masalah selesai.

Mereka mengira bahwa sumpah pocong itu sangat sakral. Kalau ada orang yang bersumpah pocong tapi apa yang dikatakannya bohong, orang yang bersumpah pocong itu akan mengalami musibah bahkan langsung meninggal. Semoga keyakinan seperti ini segera hilang dari hati semua muslim. Aamiin.

Bersumpah Atas Nama Allah Ta’ala 

Jangankan sumpah pocong, bersumpah atas nama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saja dianggap syirik. Misalnya, berkata ‘Demi Allah, demi Rasullulah’. Kalau memang perlu bersumpah, ucapkan dengan nama Allah Ta’ala. Tapi sebenarnya Allah Ta’ala  tidak senang dengan orang yang mudah sekali bersumpah. Hindari bersumpah hanya agar dipercaya. Jadilah yang dipercaya karena memang tidak ingin melakukan hal-hal yang membuat orang tidak percaya.

Ketahui Kalimat-kalimat Mengandung Kesyirikan

Banyak sekali kalimat yang mengandung kesyirikan tapi mungkin banyak belum diketahui. Misalnya, ‘Apa yang dikehendaki Allah dan apa yang dikehendaki Muhammad’. Kalimat ini artinya menempatkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sejajar dengan Allah Ta’ala. Inilah syirik.  ‘Demi nyawa ibuku’ atau ‘Demi ayahku’, semua ini kata-kata yang mengandung kesyirikan. Ketika bersumpah, pengagungan terhadap sesuatulah yang akan disebut. Untuk itu yang paling berhak diagungkan hanyalah Allah Ta’ala.

Kalimat lainnya, misalnya, ‘Kalaulah bukan karena dokter, sudah mati pasien itu’. Kata-kata ‘Kalaulah bukan seorang mahluk …’ ini sudah mengandung kesyirikan. Hati-hati dengan kata-kata syirik ini. Kata-kata, ‘You are my everything’, ‘Kaulah segalanya’, ‘I cannot live without you’. Kalimat ini menempatkan mahluk sama dengan Allah Ta’ala. Ingatlah bahwa Allah Ta’ala itu sangat pencemburu. Dosa syirik itu tak berampun kalau belum sempat bertaubat.

Syirik itu sangat berbahaya tapi terkadang begitu mudah manusia masuk ke dalam kesyirikan karena ketidaktahuannya. Meningkatkan ilmu tentang apa-apa yang masuk dalam kesyirikan harus dilakukan.

Murnikan Tauhid

Bagaimana dengan kasus berikut. Ada yang bersumpah dengan selain Allah Ta’ala  tapi jujur dan ada yang bersumpah dengan nama Allah Ta’ala  tapi tidak jujur. Kalau menimbang kedua hal yang tentunya tidak baik itu, mana yang lebih baik?

Tentu saja bersumpah dengan nama Allah Ta’ala lebih baik walau ada dosa didalamnya. Pemurnian tauhid sangat penting. Dosa tetap ada karena mengandung ketidakjujuran namun dibandingkan dosa syirik bersumpah dengan selain Allah Ta’ala, dosa ketidakjujuran tentu lebih ringan. Waspadalah, sumpah pocong itu syirik.

 

Tanggapan Anda :